kisa
kepemipinan abdul muthalib
kini dalam kepemipinan abdul mutholib masyarakat mekah telah
mencapai puncak kejayannya.perdagangan yang membentang dari utara ke selatan
berasil dia kuasi dengan rapi .dari sinilah penduduk mekah bayak yang menjadi cukong
atau pun pedaga-pedagang sukses.dan nampaknya kesuksesan ini akan sulit diikuti
oleh suku-suku lain.setiap suku-suku yang hendak mengikuti jejak mereka hampir
dipastikan kandas harapanya dikarnakan ketiadan
sumber mata air yang memadai.lain dengan mekah yang memang mempunyai
sumber air yang melimpah yang disebut zamzam.para pendatang yang masuk
kenegrinya harus dibuat yaman dengan menyediakan fasilitas,tertama kebutuhan
makanan dan minum.sebagai seorang pemimpin abdul muthahlib benar-benar telah menjaga
semua itu.dengan begitu mekah telah berada dalam dua titik yang menguntungkan
berdagang dan kegiatan agama yang berpusat di ka’bah.
namun demikinan,sebuah pemandangan
kurang yaman nampak menghiasi mekah selama beberapa tahun terakhir.ekonomi
pasar telah membuat mereka terjebak kedalam persaingan tidak sehat.penduduk
mekah kian rakus berlomba-lombah meraih kesuksesan individu dan
keluarganya.mengabaikan nestapa orang lain dan mencampurkan harata anak-anak
yatim dengan harta peribadi.semua ini kaerna pandangan mereka yang muali
menyimpang.mereka beranggapan bahwa harta benda akan mampiu menyelamatkan dari
kemiskinan.yang lebih parah kehidupan agama mereka.mekah yang memang sangat
menghormati keragaman agama kian tak kendali.pada mulanya,maksud hati adalah
menghormati para perziarah dengan agama dan sesembahan mereka.lama-kelaman para
perziara-perziarah itu mulai mengunjungi mekah dengan membawah patung
sesembahan mereka untuk diletakan di ka’bah.hal ini tidak bisa dihentikan
menghormati perziara itu berarti menghormati patung-patung sesembahan yang
dibawanya.
walhasil,dika,bah
ketika itu ada sekitar 360 patung.hubal yang mereka tempatkan di dalam ka’bah
merupakan patung terbesar dan termulia ,ini belum termasuk patung-patung kecil
yang mereka simpan dalam rumah masing-masing.kehidupan mapan dan pencapaian
kesuksesan dalam berdagang tidak diimbangai dengan tatanan agama yang
benar.akibatnya mekah menjadi sebuah kota pangan,penyembah berhala.
No comments:
Post a Comment