Tuesday, January 10, 2017

kisa kepemipinan abdul muthalib



kisa kepemipinan abdul muthalib
            kini dalam kepemipinan  abdul mutholib masyarakat mekah telah mencapai puncak kejayannya.perdagangan yang membentang dari utara ke selatan berasil dia kuasi dengan rapi .dari sinilah penduduk mekah bayak yang menjadi cukong atau pun pedaga-pedagang sukses.dan nampaknya kesuksesan ini akan sulit diikuti oleh suku-suku lain.setiap suku-suku yang hendak mengikuti jejak mereka hampir dipastikan kandas harapanya dikarnakan ketiadan  sumber mata air yang memadai.lain dengan mekah yang memang mempunyai sumber air yang melimpah yang disebut zamzam.para pendatang yang masuk kenegrinya harus dibuat yaman dengan menyediakan fasilitas,tertama kebutuhan makanan dan minum.sebagai seorang pemimpin abdul muthahlib benar-benar telah menjaga semua itu.dengan begitu mekah telah berada dalam dua titik yang menguntungkan berdagang dan kegiatan agama yang berpusat di ka’bah.
            namun demikinan,sebuah pemandangan kurang yaman nampak menghiasi mekah selama beberapa tahun terakhir.ekonomi pasar telah membuat mereka terjebak kedalam persaingan tidak sehat.penduduk mekah kian rakus berlomba-lombah meraih kesuksesan individu dan keluarganya.mengabaikan nestapa orang lain dan mencampurkan harata anak-anak yatim dengan harta peribadi.semua ini kaerna pandangan mereka yang muali menyimpang.mereka beranggapan bahwa harta benda akan mampiu menyelamatkan dari kemiskinan.yang lebih parah kehidupan agama mereka.mekah yang memang sangat menghormati keragaman agama kian tak kendali.pada mulanya,maksud hati adalah menghormati para perziarah dengan agama dan sesembahan mereka.lama-kelaman para perziara-perziarah itu mulai mengunjungi mekah dengan membawah patung sesembahan mereka untuk diletakan di ka’bah.hal ini tidak bisa dihentikan menghormati perziara itu berarti menghormati patung-patung sesembahan yang dibawanya.
walhasil,dika,bah ketika itu ada sekitar 360 patung.hubal yang mereka tempatkan di dalam ka’bah merupakan patung terbesar dan termulia ,ini belum termasuk patung-patung kecil yang mereka simpan dalam rumah masing-masing.kehidupan mapan dan pencapaian kesuksesan dalam berdagang tidak diimbangai dengan tatanan agama yang benar.akibatnya mekah menjadi sebuah kota pangan,penyembah berhala.


No comments:

Post a Comment